//
you're reading...
Kebenaran, Pendidikan, Renungan

Jangan didik anakmu

Jangan didik anakmu laki-lakiBahwa kekuatan dan keperkasaan adalah segalanyaAjari dia untuk mencintai dan menerima dirinya apa adanyaJangan didik anakmu laki-lakiUntuk mengejar kehormatan dan kekuasaanAjari dia untuk mengejar cinta kasih dan kebijaksanaanJangan larang anakmu laki-laki jika ia menangisDan jangan katakan padanya bahwa laki-laki tak boleh cengengAjari dia untuk mengenali dan menerima perasaannyaBahwa air mata adalah anugerah Tuhan yang indahSehingga ia belajar untuk tidak frustasi oleh emosinyaDan jika dewasa ia telah belajar untuk hidup dengan seutuhnyaJangan didik anakmu perempuanBagaimana menjadi cantikAjari dia untuk mencintai dan menerima dirinya apa adanyaJangan didik anakmu perempuanBagaimana untuk menyenangkan laki-lakiAjari dia untuk menyenangkan hati TuhanJangan larang anakmu perempuanJika ia menikmati melompat, berlari, dan memanjatJika ia suka menjelajah dan mengutak-atik benda-bendaJangan kaupaksa dia untuk duduk manis diam dan tenangKarena jiwanya yang ingin bebas jadi dirinya sendiriDan juga rasa ingin tahunya yang telah Tuhan anugerahkanTelah kaubonsai dan kaurusak sejak diniIsilah rumahmuDengan cinta,

hikmat, dan kebijaksanaanBukan dengan harta, keindahan tubuh, gelar, dan kekuasaanBagikanlah kepada anakmu laki-laki dan perempuanKeindahan menikmati mentari pagiKehangatan rasa ketika menggenggam pasirKemesraan seekor kupu-kupu hinggap di atas bungaDan merdunya suara tetes-tetes hujanJika kau ingin anakmu rajin beribadahGemakan keberadaan Tuhan dalam dirimuIa takkan bisa kaupaksa berdoa dan sembahyangKetika dia tak dapat menangkap makna ibadah darimuJika kau ingin anakmu mencintai pengetahuanPancarkan rasa ingin terus belajarNasihatmu tak akan bisa membuatnya mau membacaKetika dia tak pernah menyaksikan engkau menikmati bukuJika kau ingin anakmu penuh kasihTunjukkan cinta kasihmu kepadanya dan sesamaKata-kata saja tidak akan mempan membuatnya mengasihiJika ia tak pernah merasakan cinta darimuUntuk anakmuEngkau adalah teladan yang utamaTak perlu banyak kata, tiada perlu jutaan nasihatJika kau ingin anakmu hidup seperti yang kauinginkanHiduplah demikian!

About cahayarasul

ingin beriman dan taqwa

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: