//
you're reading...
Wanita

Tulang rusuk

Ada beberapa ayat yang megisyaratkan Hawa diciptakan dari adam, namum tidak merincikan dari bagian mana diciptakan, Firman Allah عزوجل Yang artinya: Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan istrinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu. (Qs an-Nisaa : 1)

Firman-Nya (yang artinya): Dialah Yang menciptakan kamu dari diri yang satu dan daripadanya Dia menciptakan istrinya, agar dia merasa senang kepadanya. Maka setelah dicampurinya, istrinya itu mengandung kandungan yang ringan, dan teruslah dia merasa ringan (beberapa waktu). Kemudian tatkala dia merasa berat, keduanya (suami istri) bermohon kepada Allah, Tuhannya seraya berkata: “Sesungguhnya jika Engkau memberi kami anak yang sempurna, tentulah kami termasuk orang-orang yang bersyukur”. (Qs al-A’raf: 189)

Memang ada riwayat dari Muhammad bin Ishaq dari Ibnu ‘Abbas yang menyatakan bahwa Hawa (istri Adam) disiptakan dari tulang rusuk yang terpendek dan berada di sebelah kiri, dalam keadaan beliau صلى الله عليه وسلم tidur, dan bagian tersebut ditutupi dengan daging, ini dikuatkan dengan sabda Rasulullah صلى الله عليه وسلم yang artinya:

Berlemah-lembutlah kepada wanita, karena mereka diciptakan dari tulang yang bengkok, dan sesungguhnya yang paling bengkok dari tulang tersebut, ialah yang berada di paling atas. Apabila engkau meluruskannya, maka engkau telah mematahkannya. Dan bila engkau membiarkan, maka ia terus bnegkok. Maka berlamah-lembutlah kepada wanita. (mutafaqin ‘alaihi.)

jawaban ini mengacu kepada kitab Shahih Qashashul Anbiya’ karangan Ibnu Katsir yang disusun oleh Syaikh Salim bin ‘Id al-Hilali, cetakan kesepuluh tahun 1426h, Muassasah Gharas, Kuwait, halalam 20-21.

Disalin dari Majalah As-Sunnah edisi 09/tahun XI/1428h/2007M, halaman 8.

Sumber : http://artikelassunnah.blogspot.com/2010/03/asal-usul-hawa.html



About cahayarasul

ingin beriman dan taqwa

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: