//
you're reading...
Uncategorized

Renungan Kecil Akhir Tahun

Rasulullah saw Bersabda: “Jika ada seseorang berkata: Orang ramai (sekarang ini) sudah rusak, maka orang yang berkata itu sendiri yang paling rusak di antara mereka”

Al-Imam An-Nawawi ketika menulis kitab Ar-Riyadh As-Sholihin beliau menjelaskan tentang hadist tersebut diatas sebagai berikut:

Larangan semacam itu (larangan berkata bahwa orang ramai telah rusak) adalah untuk orang yang mengatakan demikian dengan tujuan membanggakan diri sendiri sebab dirinya tidak rusak, dan dengan tujuan merendahkan orang lain dan merasakan dirinya lebih mulia daripada mereka. Maka yang demikian ini adalah haram. Sedangkan jika didasari kepada keprihatinan terhadap orang ramai yang telah jauh dari nilai Agamanya sehingga timbul perasaan iba, sedih melihat itu semua. Maka hal tersebut tidaklah mengapa sebagai bahan pengajaran (introspeksi) bagi orang ramai.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda:”Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang baik.”
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda:”Kaum Mukminin yang paling sempurna imannya adalah yang akhlaknya paling baik di antara mereka, dan yang paling baik di antara kalian adalah yang paling baik kepada isteri-isterinya.”

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda:”Tidak ada sesuatu pun yang lebih berat dalam timbangan seorang mukmin di hari Kiamat melainkan akhlak yang baik, dan sesungguhnya Allah sangat membenci orang yang suka berbicara keji dan kotor.”

Beliau Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda pula:”Sesungguhnya yang paling aku cintai di antara kalian dan yang paling dekat majelisnya denganku pada hari Kiamat adalah yang paling baik akhlaknya…”

Sabda Rasulullah saw : “Sungguh dekat dengan hari kiamat akan datang padanya kejahilan, dan terhilangkannya ilmu, dan banyaknya terjadi pertikaian”

Saudaraku, terlalu banyak dari kita yang lebih suka mengorek-ngorek aib orang lain, sibuk mengais kebusukan orang lain, sementara kita lebih sedikit diantara kita memperdulikan nasib saudara kita yang telah jauh, jauh dari nilai Islam. Dalam bukunya “Kenalilah Akidahmu” (http://majelisrasulullah.org/Kenalilah-Akidahmu.pdf/) Al-Habib Munzir Al-Musawwa mengungkapkan bahwa telah banyak ummat islam yang lebih berkiblat kepada gereja daripada berkiblat kepada agamanya sendiri. Mereka lebih familiar dengan budaya gereja dan justru aneh dengan budayanya sendiri.

Ini sungguh menyedihkan saudaraku, karena apa yang beliau sampaikan dan contohkan dalam bukunya sungguh semuanya itu benar, dimana kita lebih aman berlindung digereja, merasa diorangkan disana daripada harus berlindung dimasjid-masjid, madrasah-madrasah dengan berbagai keterbatasannya kala bencana akbar Jakarta februari tahun 2006 lalu. Kita lebih nikmat memakan daging yang dibacakan do’a para pendeta nasrani yang menyembah Nabiyullah Isa ‘Alaihi Salam dan mendustakan Nabiyullah Muhammad Sholallahu ‘Alaihi Wassalam daripada harus menerima tempe hambar yang disuguhkan dengan do’a keberkahan dan keselamatan dari para Alim, sesama muslim yang jelas lebih Afdhol dibanding do’a kesyirikan mereka.

Tidak hanya itu, saudara-saudara kita yang tipis pemahamannya karena kurangnya perhatian orang tua terhadap pendidikan akhlaq mereka, justru berpesta pora bergembira bersama dengan para Nasrani yang merayakan Natal, kemudian berfoya-foya dipenghujung tahun dan ditutup dengan “Hari Sex Sedunia” yang disamarkan sebagai hari kasih sayang (Valentine). Mereka yang tidak mengetahui tujuan dari perayaan itu dengan bangga merayakanya, mulai dari sekedar membagi coklat, bunga bahkan puncaknya membagi kenikmatan tubuh mereka, Na’udhubillah mindzalik.

Bukankah itu tradisi yang ditujukan untuk menghormati Santo Valentine, lalu apa tujuan kita merayakannya, sementara PHBI (Perayaan Hari Besar Islam) sungguh sepi, tidak ada yang tertarik. Membosankanlah, sudah biasa, paling begitu-begitu saja, apa arti itu semua saudaraku, apakah perayaan mereka tidak biasa, tidak begitu-begitu saja? Bukankah justru PHBI itu lebih kreatif, bervariasi dan bahkan tidak ada istilah monoton, saudaraku.

Ya Rasulullah sungguh benar sabdamu, sungguh tiada yang luput didunia ini kecuali telah kau ketahui dengan ijin dari Robmu ya Rasul. Sungguh telah kembali islam kepada keasingannya, bagi ummatnya, dan telah biasa bagi mereka budaya Nasrani dan Yahudi yang merusak akidah mereka, menumbangkan pohon tauhid dan menghitamkan cahaya Iman. Ampunkanlah kami Ya Allah, Luruskanlah kami kembali, kenalkanlah kami kepada Al-islam yang penuh cahaya, yang terang benderang dan tiada yang samar.

Namun diluar itu semua, justru ada saudara kita yang sesama muslim yang justru berpusing ria memikirkan kesalahan-kesalahan prinsip beragama saudaranya. Sehingga mereka justru lebih senang menyesatkan saudaranya daripada memikirkan kerusakan moral saudaranya. Mereka justru senang mengomentari pemikiran dan jalan saudaranya yang berbeda, semoga dengan kelahiran yang baru dari gubug ini dan konsep baru yang dibawanya maka tidak ada lagi diskusi berantai dari golongan yang bersebrangan. Disini juga kuncen sekali lagi minta maaf kepada semua shohabat yang bersebrangan dan yang terluka hatinya karena tulisan sebelumnya. Maka dengan vacumnya blog ini dan dibukanya kembali maka itu menjadi pembatas antara yang lalu dan sekarang.

Allahumma Sholli Wassalim ‘Ala Habibna Wasyafiina Wamaulana Muhammad Wa’ala Alii Washohbih. Semoga kita termasuk kedalam daftar penerima syafaat, amiin.

Semoga setelah ini kita menjadi lebih baik dan lebih berfikir mengembalikan kiblat saudara kita kembali kepada Al-Islam, As-Salamah. Semoga dapat bermanfaat, semoga Allah menjernihkan hati kita semua, Afwan untuk kesalahan dalam penulisan maupun pemikiran.

Allahu Subhanahu Wata’ala ‘Alam. “Ditulis dengan berbagai sumber”

About cahayarasul

ingin beriman dan taqwa

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: