//
you're reading...
Uncategorized

Berkah Seorang Tetangga yang Bertaqwa

Di kufah tempat Imam Abu Hanifah tinggal terdapat seorang tetangga peminum khamar dan pemabuk. Setiapa malam Abu Hanifah selalu mendengar kebisingan dan teriakan-teriakannya, terutama ketika ia sedang menjalankan shalat-shalat malamnya.

Namun pada beberapa malam belakangan ini Abu Hanifah tidak lagi mendengar suaranya. Lalu Abu Hanifah bertanya tentang keberadaan tetangganya itu. Tetangganya itu telah dipenjara oleh penguasa kerajaan sehingga Abu Hanifah pergi menuju sang penguasa guna membebaskan tetangganya itu akhirnya tetangganya itu dilepaskan. Ia pun bertaubat dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya tersebut. Begitulah kepedulian, perhatian dan kasih sayang seorang yang bertaqwa kepada tetangganya.

About cahayarasul

ingin beriman dan taqwa

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: