//
you're reading...
Uncategorized

Mengapa Khamar Haram

Seorang laki-laki bertanya kepada Iyas Muawiyah, “Apakah jika aku makan kurma engkau akan menjatuhkan hukuman cambuk kepadaku?”
Iyas Muawiyah menjawab, “Tidak”.

Ia bertanya lagi, “Apakah jika aku makan satu ketel air engkau akan menjatuhkan hukuman cambuk terhadapku?”
Ia menjawab,”Tidak”.

Lelaki itu bertanya lagi, ”Tetapi mengapa minuman yang dibuat dari kurma dan air menjadi haram dan peminumnya dikenai hukuman?”.
Iyas Muawiyah menjawab dengan balik bertanya,”Apakah jika dilempar dengan debu engkau merasa sakit?”
Ia menjawab,”Tidak”

Iyas Muawiyah bertanya lagi,”Apakah jika disiram dengan satu ketel air anggota tubuhmu patah?”
Ia menjawab,”Tidak”

Iyas Muawiyah bertanya lagi,”Ketika aku mencampur air dengan tanah lalu membentuknya menjadi bata dan menjemurnya hingga kering kemudian aku pukulkan bata itu dikepalamu, bagaimana kiranya yang terjadi?”

Ia menjawab,”Kepalaku tentu pecah”.
Iyas Muawiyah menjawab,”Demikian pula halnya khamar yang seperti itu”.

 


About cahayarasul

ingin beriman dan taqwa

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: