//
you're reading...
Uncategorized

Menuntut Ilmu dan Adab-adabnya

berilmu

 

–         Allah meninggikan beberapa derajad orang-orang yang beriman dan berilmu (Al-Mujadilah:11)

–         Jika Allah menghendaki kebaikan pada diri seseorang, Allah akan mangaruniakan kepadanya kepahaman agama (Bukhari, Muslim, Tirmidzi)

–         Barangsiapa keluar dari rumahnya untuk mencari ilmu, berarti ia berada dalam jihad fi sabilillah hingga ia kembali ke rumahnya. Dan Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga serta menghapuskan dosa-dosanya(Tirmidzi)

–         Para malaikat menghormati para penuntut ilmu. (Abu Dawud)

–         Belajar ilmu karena Allah adalah takwa, menuntutnya adalah ibadah, mempelajarinya adalah tasbih, membahasnya adalah jihad, mengajarkannya kepada yang belum mengetahui dinilai sedekah, memberikannya kepada keluarga berarti takarrub kepada Allah (Muada bin Jabal ra)

–         Tiga hal yang tidak memutuskan pahala atas seseorang walaupun ia sudah meninggal dunia, yaitu 1. sedekah jariyah,2. Ilmu yang bermanfaat, 3. Doa anak yang saleh (Muslim).

–         Mencari ilmu agama adalah wajib bagi setiap muslim. (Abu Nashr Samaqandi). Enggan mencari ilmu agama, dapat menyebabkan masuk neraka (Al-Mulk:10).

–         Ilmu lebih baik daripada harta. Harta jika dibelanjakan akan berkurang, tetapi ilmu jika disebarkan akan bertambah (Ali bin Abi Thalib ra)

–         Hasad atau dengki adalah dilarang oleh agama, kecuali dua hasad yang di bolehkan:

1. Hasad kepada orang yang diberi ilmu, lalu ia amalkan dan ajarkan kepada orang lain.

2. hasad kepada orang yang diberi harta, lalu ia menggunakannya di jalan Allah (Muttafaqun Alaih)

Perbandingan dengan ibadah

–         hendaklah bersungguh-sungguh menuntut ilmu, namun jangan melupakan ibdah. Dan jangan sampai beribadah tanpa ilmu (Hasam Al-Bashri)

–         Orang yang beribadah tanpa ilmu, termasuk merugi, sekalipun ibadahnya seperti malaikat (Al-Ghazali)

–         Keutamaan orang berilmu atas ahli ibadah, seperti keutamaan nabi saw. Atas orang yang terendah diantara umatnya (Tirmidzi)

–         Menuntut ilmu lebih utama dari sholat nafil (Abu Darda, Asy Syafi’i)

–         Barang siapa keluar rumah untuk mencari ilmu, maka akan banyak kebaikan yang mendatangi rumahnya, dan syetan tidak akan berani untuk mendekati rumahnya (Abu Nashr Samarqandi)

Niat

–         Wajib mencari ilmu dengan niat hanya karena Allah. Jika berniat selain mengharap ridha Allah, maka bersiap-siaplah untuk memasuki neraka (Tirmidzi). Jika tujuannya adalah kesenangan dunia, maka ia tidak akan mencium keharuman surga (Abu Dawud).

–         Barang siapa menuntut ilmu untuk tiga tujuan berikut ini, maka ia termasuk ahli neraka: (1) Membanggakan diri kepada ulama. (2) Berdebat dengan orang bodoh. (3) Menarik perhatian orang pada dirinya (Abu Nashr Samarqandi).

About cahayarasul

ingin beriman dan taqwa

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: