//
Mencari Ilmu Sebelum Beramal hukumnya wajib


Ilmu lebih utama dari amal,dengan 5 faktor menonjol yaitu:

1.ilmu sekalipun tidak diamalkan,ia tetap utuh keadaannya,tetapi sebaiknya amal tidak bakal terwujud dengan meninggalkan ilmu.
2.ilmu sekalipun tidak diamalkan,ia bermanfaat bagi pamilikny,tetapi sebaliknya amal tidak bakal bergunadengan meninggalkan ilmu.
3.Amal bersifat pasif,tetapi sebaliknya ilmu bersifat aktif,menyinari lingkungan sekitarnya seperti pelita.
4.ilmu adalah maqam para Nabi
5.ilmu adalah sifat Allah,tetapi amal sifat manusia,padahal kita sudah memaklumi bahwa sifat Allah lebih unggul dari fada sifat manusia.

Alkisah,ketika Nabi Sulaiman AS disuruh memilih di antara ilmu dan kerajaan secara yakni beliau memilih ilmu,namu dalam kenyataan baliau di samping menerima ilmu juga kerajaan.

Tafsir hukama

Seteklah ulama hikma menyatakan,bahwa ilmu itu berhuruf 3,yaitu:’ain ,lam,dan mim yang masing-masing punya makna berikut,

1.’Ain artinya ‘ILLIYYIN = makam tertinggi
2.Lam artinya LAHIF = halus,tenang,pemurah
3.Mim artinya MULK = kerajaan

Ketiga huruf tersebut,berkaitan dengan pemiliknya membawa pengaruh berikut:’AIN dapat menjun-jung pemiliknya ketingkat derajat tertinggi,mulia.LAM dapat membina pemiliknya berwatak lemah lembut,tenang, dan pemurahdermawan. MIM dapat membina pemiliknya berjiwa pemimpin atau mungkin menjadi penguasa/raja.
Hikayah

Bawasanya Nabi SAW ,berangkat kemasjid,setiba beliau di pintu masjid ,terlihat syetan berada disitu,lalu beliau bertanya : hai iblis,kenapa kau berada disini”,apa maumu ?jawabnya :’Sebetulnya aku hendak masuk masjid dan menggoda orang yang tengah shalat,namun apadaya,rasa gentarku terhadap seorang pria yang tengah tidur ini,mengakibatkan rencanaku gagal,lalu beliau SAW bertanya lagi : HAI iblis kenapa engkau tak gentar berhadapan dengan orang yang sholat,padahal ia tengah beribatat dan munajat kepada tyhan,bahkan yang engkau takuti orang tengan pulas tidu,an lupa ?jawabnya: Orang yang mengerjakan sholat itu bodoh ,gampang di perdaya ,tapi orang yang tengah tidur itu ‘alim,maka jika aku perdaya pelaku sholat dan merusak sholatnya,kekhuatiranku timbul jika yang ‘alim bangun lalu membetulkan sholatnya si bodoh itu”,

Kemudian Nabi SAW bersabda :Tidurnya orang alim itu lebih utama daripada ibadahnya orang bodoh’.

Maka wajib pula atas tiap-tiap mukalaf bahwa mengetahui akan ilmu segala yang wajib atasnya,seumpama sembayang puasa demikian pula amal-amalan yang sunat atau segala amal yang hendak dikerjakan bahwa karena tiada sah beramal dengan jahil pada hukumnya,bermula dalilnya dari kitab zubak:
fakullu man bigori ‘ilmin ya’malu I’maa luhu mar duudatun laa tuqbalu,

yang artinya:tiap-tiap orang yang beramal dengan tiada ilmu,maka amalnya dibalikkan kepadanya,yakni tiada dikabulkannya jua adanya,(diterima Allah)

Siapa ingin terplihara ilmunya ,maka harus memelihara 5 perkara scara tetap dan istikomah,yaitu :
1.Solat sunah malam walaupun 2 rakaat
2.Selalu punya wudu/selalu bersih dari hadas
3.Taqwa pada Allah,ditempat sepi atau ramai
4.makan dengan tujuan taqwa bukan melampiaskan hawa nafsu
5.bersiwak/gosok gigi,lebih-lebih setelah bangun tidur,habis makan dan hendak sholat dan baca Al-Quran.

sumber Kitab:Daratun Nasihin dan sifat 20

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: